THE MISSING BOX


Kotak adalah sesuatu yang memiliki sisi-sisi yang sama jika di hitung luasnya maka rumusnya adalah s kuadrat. Tapi bukan itu yang ingin saya bagikan kali ini.  Saya  akan menceritakan mengenai  kotak saya yang hilang. tepatnya kotak kaca mata saya yang hilang beberapa hari di sekolah (SMA 11 SBY).

Kejadiannya terjadi ketika hari selasa,tepat jamnya pelajaran bahasa Indonesia. Waktu itu saya sedang asyik mendengarkan pak Erfan bercerita tentang Kekuatan air dalam artikel yang berjudul THE TRUE POWER OF WATER. Kata beliau air mempunyai manfaat yang bermacam-macam disebutkan dalam artikel tersebut ,ternyata air mempunyai suatu energi yang disebut HADO yang dapat berubah-ubah bila merespon suatu bentuk tindakan atau kata-kata. karena saking asyiknya perhatian saya tertuju pada bacaan tersebut sampai saya tidak tahu bila jam pelajaran telah berakhir untuk Bahasa Indonesia. Selanjutnya jam pelajaran FISIKA  yang tempat belajarnya cukup jauh dari ruang bahasa Indonesia. Wah…pas saatnya praktikum memang asyik buat take notice penjelasan gurunya sambil menikmati udara yang sumilir semriwi adem ala manukan tandes di SMAN 11SBY.  setelah menjelaskan dengan saksama cara memulai praktikum tersebut, tiba saat murid-murid untuk mencoba praktikum secara mandiri dan koperatif. Suasana menjadi sangat ramai saat itu ditambah dengan lagu yang diputar oleh gurunya menambah hiruk pikuk semangat saat itu (maklum arek manukan nek wis praktikum messti rame cos ga rame ga seru). Jam pelajaran terasa sangat cepat bila pelajarannya sangat mengasyikkan tepat pukul 12.30 WIB jam untuk pelajaran fisika berakhir sekarang giliran pelajaran Bahasa Inggris. Saya dan teman-teman bergegas untuk mengemasi barang-barang untuk pindah kelas ganti pelajaran bahsa inggris di ruang dua yang cukup jauh juga. Ketika barang terakhir yang  masukkan di tas saya yaitu kacamata (deg…deg…deg) Hah kotak saya mana? jerit saya dalam hati langsung saya melihat sekitar,sekelilingsepermukaan,sevolume,dan semua tempat dengan radius satu meter dari jarak pandang. Spontan keringat saya yang sebiji jagung keluar tanpa tunggu perintah dari saya. Apa boleh buat kelas udah sepi tak ada kawan maka saya bergegas pindah ke ruang selanjjutnya. setelah sampai di ruang dua ternyata saya tidak mendapatkan bangku untuk duduk menaruh tas yang berat dan melepas lelah sekaligus gerah karena suasana semakin bertambah panas saja diTandes akhir-akhir ini ( ya seperti inilah  duka seorang siswa yang bersekolah di full day school). Ingin rasanya saya berjerit waktu itu tapi urung.  saya putuskan untuk menyisir TKP sekalil agi  untuk menemmukan suatu kepastian. Tapi….

 

(bersambung)

4 thoughts on “THE MISSING BOX

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s