Waktu yang tepat untuk membumi


Peringatan hari bumi yang mungkin baru-baru ini kita peringati, merupakan suatu peringatan bagi kita untuk menyediakan waktu tersendir, merawat bumi kita ini walaupun hanya sekedar menanam pohon, membersihkan halaman rumah dari sampah, hemat energi, dan melakukan daur ulang sampah itu sudah merupakan tindakan bantuan untuk mearawat bumi yang usianya telah tua ini. Mungkin kita pernah berpikir mengapa kita di Indonesia yang katanya gemah rimpah loh jinawi ini, masih harus menanam banyak pohon untuk penghijauan. ???

Kalau menurut saya jawabannya adalah untuk merawat bumi dari kerusakan dan kehancuran. Tanda-tanda kerusakan pada bumi mulai menampakkan gejala yang menghawatirkan dengan banyaknya bencana yang timbul akhir-akhir ini. Kita ambil contoh bencana situ gintung yang terjadi di Jawa Barat lalu. Mengapa sampai terjadi bencana seperti itu? Bukankah letak bendungan situ gintung dekat dengan pemukiman warga.? Menurut saya jawaban yang paling aman adalah itu sudah merupakan takdir. Tapi apakah tidak bisa dicegah? Jawabannya bisa. Kita bisa mencegahnya dengan selalu merawat lingkungan disekitar bendungan Situ Gintung yang konon katanya merupakan bendungan yang didirikan pada masa pemerintahan Belanda. Bisakah kita membuat Bendungan yang lebih kuat dari Situ Gintung kalau untuk merawat bendungan pemberian Negara lain saja kita masih ndableg ? Maka dari itu mari kita jadikan peringatan hari bumi sebagai momen yang tepat untuk membumi dan kembali ke alam atau back to nature. Bisa kita lakukan mulai dari hal-hal yang kecil misalnya memungut sampah yang ada dihadapan dan disekitar kita. Jika anda merasa keberatan dengan memungut sampah atau merasa jijik dengan pekerjaan ini cobalah kita pikirkan bila bumi dapat berbicara atau kita mendengar suara bumi. Ketika kita membuang sampah pada tempatnya bumi akan tersenyum dan bilang terimakasih pada anda dan membalas anda dengan menyediakan lingkungan yang sehat dan bersih. Ketahuilah bahwa ada balasan tersendiri bagi orang-orang yang peduli terhadap lingkungan. Bila ingin mengetahui apa itu maka cobalah untuk duduk ditempat kotor yang bersebelah dengan tempat yang sangat bersih, lalu coba untuk jadikan tempat tersebut bersih sekali atau kotor sekali dan perhatikan apa yang anda ingin lakukan ? pasti anda ingin membersihkan daerah yang kotor karena hati kecil anda berkata bersihkan yang kotor menjadi bersih seperti itu dan karena anda mengetahui hebatnya daerah yang bersih. so, kalau begitu menjaga kebersihan yang telah dibuat sama pentingnya ketika kita berusaha untuk membersihkan tempat yang kotor.


Banner Posting Hari Bumi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s