Sudah merdeka atau belum


Pagi ini Dika bangun dari tempat tidurnya dengan tergesa-gesa. Secepat kilat dia beranjak dari tempat tidurnya untuk ke kamar mandi. Bayangan mimpinya semalam masih menghantuinya. Ia mengambil segayung air dan berharap dapat menyegarkannya. Dika adalah anak kelas 2 SMP. Ia bersekolah di sekolah berbasis Internasional. Tapi di sekolahnya sebagian besar adalah anak-anak Indonesia.
Berangkat ke sekolah, Dika putuskan untuk jalan kaki. Karena sekolahnya tak jauh dari rumahnya. Sambil merenungi apa sebenarnya makna dari mimpinya semalam. Sesampai di sekolah, Dika Bergegas tapi tidak menuju ke kelas. Ia menuju ke tiang bendera di sekolahnya. Spontan saat itu dia kaget karena bendera merah putih yang biasa berkibar tidak terlihat. “ Lho, san benderanya kok nggak di pasang? “ Tanya Tanya Dika pada Sany teman sekelas Dika yang ada di sebelahnya. “ Ya jelas, Sekarangkan hari senin waktunya upacara bendera” jawab Sany heran. Perasaan Dika agak lega setelah mendengar jawaban dari Sany. Dika berlari ke kelas kemudian ke lapangan untuk mengikuti upacara bendera. Tak seperti biasanya, kali ini Dika berada di tempat terdepan dari barisan kelasnya. Karena ia masih penasaran dengan mimpinya semalam. Upacara bendera telah berlangsung. Saat Protokol upacara memberikan sinyal kepada pengibar bendera untuk beraksi, Dika bertambah tegang. Keringatnya mulai Nampak yang berukuran sebiji jagung. Pengibar bendera bersiap mengait lalu menggelar bendera untuk dikibarkan. Sentak pikiran Dika di penuhi dengan perasaan mimpi buruknya. Kemudian saat pengibar bendera menggelar sang saka merah putih…”biru” kata Dika yang kemudian jatuh ke belakang dan pingsan.
Sany yang ada di belakang Dika langsung panik berteriak minta tolong pada petugas UKS untuk membawanya ke ruang kesehatan. Suasana gaduh memenuhi Pengibaran bendera merah putih di SMP itu.
Saat kedua bola mata Dika mulai terbuka yang tersadar dari pingsan berjam-jam menampakkan kekhawatiran. Dika berusaha turun sari tempat tidur, dihalang-halangi oleh Sany dan Rendy. “Mau kemana dika? sudah tidur dulu aja masih jam istirahat kok” kata Rendy. “ Benderanya masih merah putihkan?” Tanya Dika Berusaha tenang. “ Bendera Negara kita kan memang merah putih!” jawab Rendy yang tidak arah pertanyaan Dika. “ Ada apa sebenarnya Dika, dari pagi kamu Tanya bendera sekarang Tanya bendera lagi” Tanya Sany ingin tahu. Lalu Dika menceritakan mimpinya semalam yang intinya ia melihat bendera merah putih biru berkibar di sekolahnya. Yang mengikuti upacara semua orang-orangnya Bule. Lalu dia diseret oleh orang bule yang ada di sebelahnya menuju ke depan Inspektur upacara dan Dika diikat di bawah tiang bendera Merah putih biru. Karena hanya dia satu-satunya orang asing yang berada di tempat upacara bendera itu. Saat itu Separti saat Indonesia belum merdeka sama sekali alias jaman penjajahan. “ Jangan khawatir Dika Indonesia udah merdeka kok dan sekarang usia kemerdekaanya sudah lebih dari setengah abad dan tidak mungkin Bendera merah putih menjadi merah putih biru karena kemerdekaan sudah dan telah ada di Indonesia. Merdeka…” Jawab Sany semangat. “ Mungkin kamu telalu banyak nonton film luar negeri dan menggunakan produknya” kata Rendy menceletuk. “ Ah, kalau itu sih tidak ada hubungannya” jawab Dika. “Sudahlah kawan kau hanya butuh relax, berpikir terbuka dan bebaskan pikiranmu dari hal-hal yang berbau jajah menjajah (bukan Jaja miharja) baik dari luar atau dalam negeri ini.” kata Sany sambil menepuk pundak Dika. Kemudian ketiganya keluar dari ruang kesehatan sekolah menuju ke lapangan untuk melihat bendera merah putih Indonesia. mereka melihat bendera di lapangan itu dengan mata yang berkaca-kaca, karena mereka tidak mau kehilangan kemerdekaannya.

gambar:http://www.apc-graha.com/zhop/products_pictures/bendera_Indonesia.jpg

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s