SEBERKAS KISAH HIDUP


Ahlan Wa Sahlan ya Ramadhan! kisah berikut mengajak kita untuk merenung sejenak.

di halaman ini anda akan menemukan sesuatu untuk direnungkan sebagai pelajaran berharga dalam menjalani hidup anda di masa mendatang.

1.Bulan Ramadhan telah tiba, tiba-tiba banyak orang berpuasa, banyak orang yang datang ke masjid, banyak wajah asing datang ke masjid, banyak yang beramah tamah banyak wanita memakai jilbab, banyak orang beramah tamah banyak orang berpenampilan lebih rapi dari biasanya. Tiba-tiba ramadhan sampai pada akhirnya orang-orang banyak yang menjadi bunglon mereka merubah kulit mereka jilbab-jilbab mulai dilepaskan,masjid-masjid mulai sepi orang,ramah tamah mulai jarang kembali,hanya seikit orang yang datang mengaji.kata mereka ramah tamah hanya kebiasaan di bulan Ramadhan. mengaji hanya dijadikan trend. apalagi pergi ke masjid mumpung lagi musim.”ya Allah,aku berdoa dalam hati jangan sampai aku termasuk dalam golongan mereka yang tiba-tiba beriman.”

sahabat, patut kita sadari bahwa kenyataan ini banyak kita jumpai di dalam masyarakat.semoga ramadhan kali ini akan lebih dari bulan-bulan sebelumnya. dan jangan jadikan bulan yang tiba- tiba ramadhan.

2. Di suatu negara terdapat sebuah kota yang terkenal karena terdapat tempat yang sangat menarik. kota tersebut terletak di daerah samudra pacific.banyak dikunjungi turis dan wisatawan.rupanya ada satu pohon yang sangat menarik.pohon itu mempunyai batang yang pipih,hanya ada beberapa dahan yang ditumbuhi daun. bentuknya tidak karuan.tingginya kira-kira 154 cm. tapi yang menarik pohon tersebut tumbuh di atas batu granit yang sangat keras dan kuat.

alkisah menceritakan, sebuah biji pohon terbawa angin samudra pacific dan jatuh dicela batu granit yang di dalamnya terdapat sedikit tanah. biji tersebut tumbuh perlahan. tetapi tetapi,ketika batangnya tumbuh batangnya terhempas angin samudra pacific yang terkenal sangat kencang sehingga batangnya patah. tumbuh lagi batang yangbaru dan bernasib sama. walaupun angin terus menghempas pohon tersebut berusaha tumbuh. akhirnya pohon itu tumbuh menjadi pohon yang kokoh dan tidak patah lagi bila terhembus angin.meskipun bentuknya tidak karuan.

Nah sahabat, jika pohon saja bisa bertahan menghadapi cobaan yang begitu berat. bagaimana dengan kita sebagai manusia ? apakah kita sama kuatnya dengan pohon tersebut?

semoga kisah tersebut menjadikan kita lebih bijaksana.

3. Suatu pagi di hari minggu, seorang anak dan ayahnya berjalan-jalan di taman belakang rumah. si anak berumur 27 tahun yang saat itu baru menyelesaikan studynya di luar negeri. sang ayah berumur 67 tahun yang duduk di kursi roda yang dipandu oleh si anak. ketika sedang berhenti suatu pohon terdengar suara aneh yang muncul dari pohon tersebut. sang ayah lalu bertanya,” nak,suara apa itu ?” tanya sang ayah. ” itu suara burung gagak.” jawab si anak. ” nak suara apa itu?” tanya sang ayah lagi. ” burung gagak. ” jawab si anak yang mengira ayahnya kurang jelas mendengar jawabannya. ” tapi nak suara apa itu?” tanya sang ayah untuk ketiga kalinya. “burung gagaaaak!!!” jawab si anak nada yang membentak dan jengkel. sang ayah diam sejenak lalu memutar kursi rodanya sendiri dan masuk kedalam rumah. si anak tidak tahu apa maksud sang ayah. kemudian sang ayah kembali dengan membawa sesuatu di tangannya. ” bacalah ini nak!” perintah sang ayah. si anak lalu membaca buku harian yang dibawa oleh sang ayah. “hari ini tanggal 11 januari 1978 adalah hari mingu yang sangat cerah. aku bermain dengan anakku yang berumur 3 tahun di belakang rumah. tiba-tiba dari kejauhan terdengar suara aneh. spontan anakku bertanya “ayah suara apa itu? “. jawabku “burung gagak nak”. “tapi ayah suara apakah itu ?” tanya anakku lagi. “burung gagak nak.” jawabku (sang ayah) dengan lembut. anakku mengulang pertanyaan yang sama sampai 6 kali dan kujawab dengan lembut agar anakku gembira dan mengerti.” lalu si anak melanjutkan membaca tulisan yang masih baru ditulis dibawahnya. “hari ini tanggal 11 januari 2004, adalah hari minggu yang cukup indah. aku hanya berdua dengan anakku di kebun belakang rumah. lalu aku menanyakan pertanyaan yang sama ketika aku berdua dengan anakku dulu sebanyak tiga kali tapi anakku sudah menjawab dengan nada membentak dan kasar.” setelah membaca buku harian itu sang anak menatap wajah sang ayah dan si anak langsung memeluk sang ayah untuk memintah maaf.

Nah sahabat, sering kali kita berlaku kasar terhadap orang tua kita.yang tidak kita sadari beliaulah yang membesarkan kita. apakah anda termasuk si anak ataukah sang ayah?

Page copy protected against web site content infringement by Copyscape

2 thoughts on “SEBERKAS KISAH HIDUP

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s