Pada hari selasa 29 Desember 2009 lalu, kelas XII IPA 1 SMAN 11 SBY mendapat giliran menggunakan laboratorium fisika untuk praktikum yang berhubungan dengan mata pelajaran fisika.
Tepat waktu itu muara mendapat materi praktikum dengan kode L5 yang berjudul transformator.
Seperti terlihat di gambar itulah bentuk dari praktikumnya,sangat sederhana tapi cukup membuat saya agak bingung.
Kegiatan ini terdiri dari dua tahap:
Tahap pertama yang menjadi kumparan primer adalah trafo yang berjumlah lilitan 1000 sedang trafo yang berjumlah lilitan 500 menjadi kumparan sekunder.
Tahap kedua sebaliknya.
Mula-mula tegangan output catu daya (AC) disetting sesuai dengan kebutuhan, misalnya 4 s.d 12 volt lalu kita hubungkan kabel-kabel dari tegangan output ke papan letak trafonya,jangan lupa diberi jembatan (benda warna biru pada gambar) agar arus dapat sampai ke transformator.
Kemudian kita ukur tegangan dengan alat ukur seperti pada gambar berapa tegangan yang terjadi di sekitar kedua transformator tersebut.
Misalnya tahap pertama dengan tegangan output empat volt didapat tegangan primer 2,9 volt sedangkan tegangan sekunder 0,5 berarti dapat diketahui bahwa transformator merupakan transformator step down dan begitulah sebaliknya.
Setelah data sudah lengkap barulah saya melakukan perhitungan berapa nilai perbandingan antara tegangan primer dengan tegangan sekunder bila dikembangkan lagi dapat dicari nilai efisiensi dari tranformator tersebut.












