Pinguin adalah salah satu spesies burung yang tinggal di benua antartika(kutub selatan). Mereka dikenal sebagai burung darat karena memang tidak bisa terbang seperti kebanyakan burung lainnya. Tetapi mereka bisa berenang secepat 20 mil per jam (32 kph).
Kali ini yang mau saya review bukan soal penguin, melainkan game yang berhubungan dengan penguin yaitu learn to fly 2. Game yang dapat dimainkan di kongregate.com merupakan kelanjutan dari game sebelumnya yaitu learn to fly. Cerita lucu yang terdapat dalam game ini adalah pembuktian bahwa seekor penguin sebenarnya bisa terbang. Sesuai dengan judulnya yang dalam bahasa Indonesia yaitu belajar untuk terbang. Lalu, penguin tersebut berusaha menggunakan peralatan terbang yang biasa digunakan oleh manusia semaksimal mungkin.
Setelah bisa terbang dengan ketinggian dan kecepatan tertentu penguin tersebut menabrak gunung es dan dirawat di rumah sakit. Pada game learn to fly 2, cerita openingnya penguin telah sehat kembali dan ingin menghancurkan gunung es yang ditabraknya pada seri game sebelumnya. Setelah memikirkan cara yang pas, penguin tersebut membuat alat peraga yang menyerupai dirinya untuk terbang ke gunung es dan menghancurkannya.
Gameplay yang tidak beda jauh dengan seri sebelumnya memberikan kesan mudah untuk dimainkan (easy to play) karena hanya menggunakan control arah panah kanan kiri pada keyboard serta tombol spasi untuk menggunakan turbo. pengembangan dalam game ini, control juga bisa menggunakan mouse. Pemain akan mulai menggerakkan arah kemiringan penguin setelah take-off dan berada di udara. Semakin tinggi terbang penguin maka kecepatan akan semakin menurun. Bila penguin benar-benar jatuh ke tanah maka penerbangan berakhir dan akan muncul penghitungan history terbang yang diakumulasikan dengan uang yang diperoleh. Leveling dalam game ini, direpresentasikan dengan level upgrade serta penghalang yang telah dihantam. Terdapat lima penghalang yang harus dihancurkan. Pertama adalah orang-orangan salju yang paling mudah untuk dihancurkan. Kedua, bongkahan es yang mulai tidak mudah dihancurkan. Penulis menggunakan payload dynamite untuk menghancurkannya
. Ketiga, sebuah gunung yang cukup tebal dan tidak mudah dihancurkan. Keempat, sebuah gunung es keras (iceberg) yang cukup sulit untuk dihancurkan, penulis menggunakan payload besi dengan kecepatan 230 untuk menghancurkannya
.
Yang terakhir adalah tembok es yang tebal dan keras, mengapa? Karena di permainan learn to fly 2 si penguin gagal bisa terbang karena menabrak tembok es tersebut maka di game ini penguin ingin menghancurkannya. Penulis menggunakan payload terkuat dan kecepatan diatas 250 untuk menghancurkannya. Jika tembok es telah dihancurkan maka permainan selesai.
Berikut adalah beberapa screen shot gameplay learn to fly 2: Lanjut Baca »
















